"Tidak ada pesawat KQ (Kenya Airways) yang berangkat dari Bandara Internasional Jomo Kenyatta yang diterbangkan oleh anggota KALPA mulai pukul 06.00 pagi ini," kata serikat pekerja dalam sebuah pernyataan.
Pemogokan itu berlaku penuh. Kenya Airways meminta maaf kepada penumpang dalam sebuah pernyataan dan mengatakan akan melakukan yang terbaik untuk meminimalkan ketidaknyamanan tersebut.
Sebelum pemogokan dilakukan, perusahaan telah memperingatkan para pilot bahwa aksi tersebut dapat membahayakan pemulihan korporat dari pandemi, yang mengakibatkan kerugian setidaknya 300 juta shilling (USD2,5 juta) per hari.
(Taufik Fajar)