Holding BUMN Farmasi sendiri akan memprpduksi 20 juta dosis vaksin IndoVac per tahunnya. Jumlah itu akan menungkat hingga di angka 120 dosis per tahun, berdasarkan kebutuhan masyarakat.
"Kami sedang memproduksi itu, seperti yang disampaikan juga pada launching IndoVac oleh Pak Jokowi waktu itu, target kami bisa produksi 20 juta dosis vaksin hasil produksi dalam negeri," jelasnya.
Soleh menyebut produksi IndoVac tak hanya berhenti pada tahun ini.
Menurut Soleh, perusahaan juga siap meningkatkan kapasitas produksi vaksin untuk tahun depan.
"Tahun depan jika dibutuhkan bisa kami genjot sampai ke 120 juta dosis," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)