JAKARTA - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pelayanan keimigrasian di Indonesia semakin efisien. Hal ini seiring dengan adanya aplikasi Electronic Visa on Arrival (e-VOA).
Aplikasi ini merupakan besutan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi. Melalui aplikasi e-VOA, Pelaku Perjalaan Luar Negeri (PPLN) dimungkinkan melakukan pembayaran dan mendapatkan visa sebelum tiba di wilayah Indonesia.
"Kehadiran e-VOA menjadi bukti akselerasi terhadap efisiensi pelayanan keimigrasian yang ada di negeri ini," kata Menko Luhut dalam keterangan tertulis, Jumat (11/10/2022).
Luhut pun berpesan untuk selalu mengutamakan kerja sama dan kolaborasi. Dia menilai, kerja sama dan kolaborasi menjadi kunci kesuksesan dalam melakukan transformasi pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien, utamanya melalui pelayanan publik berbasis digital seperti e-VOA.
"Saya minta layanan terus bisa ditingkatkan supaya mudah, aman, terintegrasi, dengan menggunakan big data dan aplikasi digital," kata Menko Luhut.
Lebih lanjut, Menko Luhut berpesan kepada seluruh insan Kemenkumham dan Dirjen Imigrasi untuk selalu memiliki pemikiran yang berorientasi pada pelayanan publik.
"Kita ini pelayan publik dan Anda bertugas untuk melayani, jadi berikan yang terbaik pada publik," tegas Menko Luhut.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)