JAKARTA- 3 negara dengan mafia terbanyak memang menarik untuk dibahas. Jika pernah menonton serial atau film terkait mafia mungkin tak asing dengan gaya kemeja rapi dan membawa pistol di saku.
Ya, itulah gambaran mafia kelompok kriminal rahasia yang terorganisir, dan tersebar luas di penjuru dunia. Di dunia bahkan diketahui ada 3 negara yang menadi sarang mafia terbanyak.
Berikut 3 negara dengan mafia terbanyak dirangkum dari berbagai sumber:
1. Italia
Perlu diketahui, mafia pertama kali bermula di kota Sisilia, tepatnya di Gli Azzurri atau Italia. Pembentukan mafia mulanya bukan untuk tujuan yang buruk.
Sebagai pencetus, Mafioso, memberikan perlindungan kepada masyarakat Sisilia. Kala itu, kondisi Sisilia masih dibayang-bayangi kekacauan sebagai kota pemerintahan baru.
Hanya saja, lama-kelamaan organisasi ini mulai melakukan serangkaian kriminalitas hingga terlibat dalam kegiatan politik Sisilia. Kekuatannya pun semakin meluas dan tersebar di berbagai wilayah Italia pada masa itu.
Diketahui, terdapat empat kelompok besar mafia di Italia, yakni: Camorra, Ndrangheta, Sacra Corona Unita, dan Cosa Nostra. Cosa Nostra sendiri menjadi tombak dari berkembangnya banyak klan mafia.
Cosa Nostra berarti “our thing” atau “urusan kami”. Kekuatan Cosa Nostra yang kuat sampai menimbulkan The Great Mafia War atau Mattanza, perang perebutan kekuasaan di antara kelompok mafia Sisilia yang menewaskan ribuan orang.
2. Amerika Serikat
Sebagai klan mafia pertama dan terkuat sepanjang masa, La Cosa Nostra melebarkan sayap hingga ke luar Italia. Amerika menjadi salah satu negara yang berhasil di invasinya.
Pada mulanya, Cosa Nostra hanya meletakkan markas di Amerika. Namun, seiring berkembang dan merajalelanya kekuatan mafia, akhirnya muncul banyak klan mafia lain.
Pada 2011, FBI bahkan berhasil menangkap 100 anggota mafia. Diketahui terdapat beberapa klan mafia terbesar yang bermukim di New York yang disebut sebagai Five Families.
Antara lain; keluarga Bonanno, Colombo, Gambino, Genovese, dan Lucchese. Kelimanya termasuk keluarga mafia Amerika-Italia yang sudah menjalankan bisnis sejak 1931.
3. Jepang
Beralih di Asia, di Jepang terkenal akan Yakuza. Gokudo atau yakuza merupakan sindikat kejahatan di Jepang yang memiliki ciri khas dengan tato di sekujur tubuh kecuali muka, dan ujung kelingking kiri yang terpotong.
Yakuza sendiri diyakini telah melakukan serangkaian kriminalitas, termasuk pengedaran narkoba dan perdagangan manusia. Kini, diperkirakan jumlah anggota yakuza di Jepang mencapai 46.900 orang. Angka tersebut termasuk sedikit dibandingkan tahun 1960-an yang mencapai ratusan ribu anggota
Dulu, yakuza berasal dari kasta terendah Burakumin, kasta yang dipenuhi algojo, tukang jagal, dan pekerja kasar. Kemudian, mereka bergabung mendirikan kelompok untuk melakukan kejahatan.
Yakuza yang berbasis di Jepang ternyata memiliki jaringan ke negara-negara lain di Asia. Jaringan itu pun ditakuti turut dalam membangun aktivitas kriminalitas di berbagai negara Asia.
Itulah 3 negara dengan mafia terbanyak di dunia.
(RIN)
(Rani Hardjanti)