Ini Kelebihan dan Kekurangan Negara Rusia dalam Perekonomian

Rina Anggraeni, Jurnalis
Jum'at 18 November 2022 09:33 WIB
Ilustrasi (Foto: AP)
Share :

JAKARTA- Ini kelebihan dan kekurangan negara Rusia dalam perekonomian menarik untuk dikulik. Tidak seperti negara-negara Barat, Rusia memiliki cara dalam mengatasi perekonomiannya.

Apalagi, dikabarkan ekonomi Rusia telah masuk jurang resesi. Ekonomi Rusia resesi setelah sembilan bulan perang dengan Ukraina memicu banyaknya sanksi ekonomi. Adapun, produk domestik bruto menyusut 4% pada kuartal ketiga, menurut perkiraan awal badan statistik nasional Rosstat.

Berikut kelebihan dan kekurangan negara rusia dirangkum dari berbagai sumber:

-Kelebihan

1.Banyak Melakukan Kesepakatan Dagang

Tata negara ekonomi Rusia adalah alat penting dalam mensejahterakan masyarakat. Salah satunya, kesepakatan perdagangan dan investasi menghubungkan negara-negara dalam cara-cara penting untuk meningkatkan standar hidup di setiap negara. Mereka juga membangun hubungan antara orang-orang politisi, pemimpin bisnis, pelajar, turis dalam meningkatkan ekonominya.

2. Memiliki Senjata Canggih

Persenjataan yang canggih membuat Rusia disegani oleh beberapa negara. Apalagi, Rusia telah berhasil meningkatkan ketergantungan suatu negara pada mata uangnya, minyak dan gas. Serta memberikan suara dalam pembuatan kebijakan suatu negara, terutama pada hal-hal yang penting bagi Rusia, dan bisa melemahkan Amerika Serikat

3. Punya Komoditas Unggulan

Ekonomi Rusia juga ditopang oleh sumber daya alam lain yang menjadi komoditas unggulan seperti kayu dan berbagai mineral seperti titanium. Mineral tersebut sangat penting untuk produksi pesawat terbang dan meningkatakn ekonomi Rusia. 

- Kekurangan

1. Tidak Akur dengan Beberapa Negara

Rusia dikenal sebagai negara tegas dan tidak bisa dipengaruhi ini membuatnya dibenci oleh beberapa negara. Sebab, Rusia terkena sanksi Barat atas serangan Ukraina. Otomatis, bank secara drastis menaikkan suku bunga acuan dari 9,5% menjadi 20% dalam upaya untuk melawan inflasi dan menopang rubel.

2. Tidak Memiliki Teman

Setelah dikenakan sanksi internasional oleh Barat, Moscow beralih ke China pada tahun lalu. Namun, rencana untuk memperdalam hubungan ekonomi yang lebih erat tak berjalan baik.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya