"Dan itu ya manusiawi. Enggak perlu kita sakit hati. Ndak. Kita berusaha agar bagaimana visi kita agar menjadi negara maju," ucapnya.
Presiden tetap mendorong jajarannya untuk terus melakukan hilirisasi terhadap bahan-bahan tambang yang dimiliki Indonesia untuk mendapatkan nilai tambah yang berkali-kali lipat. Presiden meminta agar penghentian ekspor dalam bentuk bahan mentah tidak hanya berhenti pada komoditas nikel saja.
Baca Selengkapnya: RI Kalah di WTO, Jokowi: Tidak Perlu Berkecil Hati
(Kurniasih Miftakhul Jannah)