JAKARTA - Puncak arus kendaraan yang ke luar Jabodetabek pada musim libur Tahun Baru 2023 akan terjadi hari ini. Untuk tanggal 1 Januari 2023 menjadi arus balik.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Oktaviana mengatakan, ada 4 gerbang tol utama di Jabodetabek yang kerap menjadi titik kepadatan.
Seperti Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).
Baca Juga: 1 Juta Orang Jalan-Jalan Naik Kereta Api Selama Libur Nataru
"Pada saat tahun baru kami prediksikan hari ini tanggal 30 Desember akan ada peningkatan yang keluar Jabodetabek, dan mungkin akan ada peningkatan saat arus balik tanggal 1 Januari," ujar Lisye dalam Market Review IDXChannel, Jumat (30/12/2022).
Hal tersebut juga melihat dari malam pergantian tahun yang jatuh pada hari Sabtu dan Minggu, dan pemerintah juga tidak mengadakan libur cuti Bersama pada tahun baru hari ini. Sehingga membuat arus pergi dan balik cukup mepet.
Lisye menjelaskan tidak ada antisipasi tambahan jika dibandingkan dengan musim libur sebelumnya, seperti mudik lebaran, dalam menghadapi arus lalulintas pada musim libut tahun baru ini.
"Untuk kesiapan masih sama, seperti yang jasa marga telah lakukan saat periode lebaran atau libur natal Kemarin," lanjut Lisye.
Jasamarga memprediksikan pada hari ini yang menjadi puncak arus lalulintas libur tahun baru akan ada peningkatan Volume lalin sebesar 14% untuk kendaraan yang keluar dari Jabodetabek jika dibandingkan dengan Lalulintas normal.
"Atau naik daripada tahun lalu sekitar 9,3% dan kami proyeksikan pada arus balik pada tanggal 1 Januari itu meningkatkan 15,3% dari lalin normal," pungkasnya.
Sama seperti musim libur sebelumnya, Jasa Marga juga akan membuka jalan tol fungsional, yaitu Japek II Selatan seksi Sadang - Kutanegara sepanjang 8,6 Km. Jalan fungsional tersebut akan dibuka Hingga 3 Januari 2023 mendatang sesuai dengan SK Kementerian PUPR.
"Akses ini bisa dipergunakan untuk pengguna jalan tol yang berasal dari Bandung ke Jakarta," pungkasnya.
(Feby Novalius)