"Jadi kalau misalkan nanti ada perlu bantuan untuk mobil tangki dikawal, biar tidak macet nanti biar bisa cepat sampai SPBU. Jadi berbagai koordinasi kita lakukan mulai dari Pemkot, Pemda, kemudian kepolisian, dan teman-teman dari dinas perhubungan," papar Sales Branch manager Malang Raya PT Pertamina Patra Niaga Ahmad Ubaidillah.
Pihaknya memprediksi akan ada kenaikan penggunaan BBM di masa Nataru. Ubaidillah menyatakan, perkiraan ada kenaikan hingga 10% untuk BBM kendaraan bermotor, sedangkan 11% untuk antisipasi peningkatan kenaikan elpiji. Sebagai perbandingan di masa Nataru tahun 2019 kala itu terjadi peningkatan 6%.
"Tapi kami antisipasi karena khawatir tahun ini lebih ramai daripada 2019. Stok di kita ada sekitar 4.000 KL, yang bisa mengcover sampai 2 sampai 3 hari. Tapi nggak perlu khawatir, karena setiap hari kami pun ada pengiriman menggunakan kereta api dari Surabaya, rutin setiap hari," ucap Ahmad Ubaidillah.
(Feby Novalius)