JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menegaskan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bagi masyarakat tetap terjaga di tengah penutupan Selat Hormuz.
Pertamina terus memantau perkembangan situasi internasional serta menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga ketahanan energi nasional.
Vice President (VP) Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, memastikan perusahaan berupaya maksimal agar distribusi energi tidak terganggu, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri. Langkah tersebut dilakukan melalui pemantauan intensif terhadap kondisi global serta koordinasi erat dengan pemerintah.
" Jadi pertamina berupaya secara maksimal atas ketersediaan BBM dan LPG untuk masyarakat dan industri. Dalam hal ini kami terus monitor dinamika yang terjadi di global. Sehingga situasi-situasi ini kami melakukan dengan cara berkoordinasi secara intens dengan pemerintah. Dengan ituLPG maupun BBM bisa tetap tersedia di seluruh masyarakat,” ujar Baron kepada wartawan di Oil Building Center Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Dia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak. Hal ini sangat penting agar distribusi energi bisa merata di tengah potensi tekanan pasokan akibat kondisi geopolitik.
"Untuk menjaga ketahanan energi, kami bersama pemerintah juga terus mencari alternatif sumber pasokan, termasuk dari berbagai negara. Upaya diversifikasi ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan distribusi dari wilayah tertentu, seperti Timur Tengah," pungkasnya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.