Modal Masuk ke Indonesia Rp43, 9 Triliun per 20 Februari 2023

Michelle Natalia, Jurnalis
Rabu 22 Februari 2023 11:14 WIB
Sri Mulyani. (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan kalau tren inflow sedikit tertahan, sehingga sentimen di pasar keuangan perlu dicermati.

Meskipun demikian, membaiknya indikator pasar keuangan mendorong asing masuk ke pasar obligasi negara emerging markets (EMs), termasuk Indonesia.

Memasuki 2023, arus modal ke Bonds Market EMs mulai menunjukkan arah positif.

 BACA JUGA:Sri Mulyani Kantongi Rp162,23 Triliun dari Penerimaan Pajak Januari 2023

Terjadi inflow sebesar USD7,2 miliar atau 1,5% dari Assets under Management (AuM), Secara presentase, ini lebih besar dari inflow DMs sekitar 0,8% dari AuM.

"Pasar obligasi Indonesia mencatat inflow sebesar Rp43,9 triliun secara year-to-date (ytd) per 20 Februari 2023, meski terjadi outflow dalam beberapa waktu terakhir," ujar Sri dalam Konferensi Pers: APBN KITA Februari 2023 secara virtual di Jakarta, Rabu (22/2/2023).

 

Hal ini sebagaimana terjadi di beberapa EM mencermati stance hawkish dari The Federal Reserve (The Fed).

"Outflow Surat Berharga Negara (SBN) di Februari 2023 sebesar Rp6,7 triliun," ucap Sri.

Sementara itu, perbankan dan Bank Indonesia masih mendominasi kepemilikan SBN. Di sisi lain, porsi kepemilikan asing menurun sejak akhir 2020.

"Dari yang semula 25,2% di 2020 menjadi 14,8% per 20 Februari 2023," pungkas Sri.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya