4 Fakta Menarik Daerah Termaju di Jawa Timur dan Sulawesi Tengah

Hana Wahyuti, Jurnalis
Minggu 26 Februari 2023 04:07 WIB
Fakta Menarik Daerah Termaju di Jawa Timur dan Sulteng. (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

JAKARTA - Fakta menarik daerah termaju di Jawa timur dan Sulawesi Tengah (Sulteng). Sulteng merupakan sebuah provinsi dengan ibu kota bernama Kota Palu.

Dikutip Buku Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten/Kota Di Indonesia tahun 2017-2021, Kota Palu ternyata bukan termasuk daerah termaju atau terkaya di Provinsi Sulteng ini.

Daerah termaju atau terkaya dapat dilihat dari data PDRB per kapita atas dasar harga berlaku di provinsi. Kota Palu hanya memiliki PDRB di tahun 2021 sebesar Rp69.321.000.

Baca Juga: 4 Daerah Termaju di Jawa Timur, Nomor 1 Tak Disangka

Okezone pun merangkum fakta menarik terkait daerah termaju di Sulteng dan Jawa Tengah

1. Kabupaten Morowali

Kabupaten Morowali menjadi daerah termaju ke-1 di Provinsi Sulawesi Tengah dengan PDRB per kapita di tahun 2021 mencapai Rp588.290.000.

Luas wilayah di Kabupaten Morowali yaitu 3.037,04 kilometer persegi dengan jumlah penduduk di tahun 2021 sebanyak 167,91 ribu.

Baca Juga: 3 Daerah Termaju di Sulawesi Tengah

2. Morowali Utara

Kabupaten Morowali Utara menjadi daerah termaju ke-2 di Provinsi Sulawesi Tengah dengan PDRB per kapita di tahun 2021 mencapai Rp107.058.000.

Untuk luas wilayah di Kabupaten Morowali Utara mencapai 10.004,28 kilometer persegi dengan jumlah penduduk di tahun 2021 sebanyak 122,24 ribu.

3. Kabupaten Banggai

Kabupaten Banggai menjadi daerah termaju ke-3 di Provinsi Sulawesi Tengah dengan PDRB per kapita di tahun 2021 sebesar Rp84.236.000.

Sementara itu, luas wilayah di Kabupaten Banggai mencapai 9.672,70 kilometer persegi dan jumlah penduduk di tahu 2021 sebanyak 366,22 ribu.

4. Daerah Termaju Jawa Timur

Jawa Timur memiliki daerah yang diyakini mempunyai kandungan emas lebih banyak dari tambang emas yang sudah beroperasi di Banyuwangi.

Di Banyuwangi, pengelolaan tambang emas dan mineral di Tambang Tujuh Bukit yang dilakukan oleh PT Bumi Suksesindo (BSI) menjanjikan potensi bagi perekonomian setempat.

PT BSI menargetkan peremukan biji, penumpukkan dan pengolahan emas sebanyak 6,2 juta ton pada tahun 2019.

Sementara itu, berdasarkan hasil pengamatan satelit internasional, terdapat 26 ribu hektare tambang emas berada di antara Lumajang dan Malang, kemudian 56 ribu-58 ribu hektare antara Tulungagung dan Trenggalek, dan 96 ribu hektare di Pacitan.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya