JAKARTA - Kata geng menjadi perhatian karena disebut adai di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Lantas geng apa itu dan siapa anggotanya?
Geng Ditjen Pajak muncul setelah rangkaian kasus yang menimpa salah satu pejabatnya, Rafael Alun Trisambodo. Namun apa dan siapa geng tersebut, Kementerian Keuangan mengaku tidak mengatahui.
Baca Juga: Pejabat Bea Cukai Eko Darmanto Bakal Dicopot Usai Pamer Harta, Simak Faktanya
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengaku hanya tahu adanya anomali harta dalam LHKPN pejabat di Kemenkeu. Dia mengaku tak pernah mendengar adanya aktivitas geng seperti itu dan terlibat dalam kasus RAT.
"Soal geng-gengan yang saya dengar hanya hartanya," kata Suahasil.
Baca Juga: 5 Fakta Rafael Alun Trisambodo Diperiksa KPK, Ternyata Punya Saham hingga Geng Pajak
Namun menurut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), diindikasikan bahwa geng tersebut merupakan pejabat Kementerian Keuangan yang memiliki harta fantastis.
Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan mengatakan, Kedeputian Pencegahan KPK sedang memantau pola keuangan geng pejabat tajir di Kemenkeu tersebut.
"Kita (KPK) kan denger juga ada gengnya, ada ini itu, tapi kan kita ingin tahu polanya," kata Pahala saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (1/3/2023).
Salah satu yang masuk dalam daftar pejabat tajir di Kemenkeu yakni, Rafael Alun Trisambodo. Mantan Pejabat Ditjen Pajak tersebut saat ini sedang diklarifikasi Kedeputian Pencegahan KPK soal harta kekayaan bernilai fantastis yang dinilai tak wajar dengan profilnya.
Pahala menduga bukan hanya ayah Mario Dandy Satrio, Rafael Alun Trisambodo yang memiliki harta yang fantastis di Kemenkeu.
Diduga, ada banyak pejabat Kemenkeu lainnya yang memiliki harta kekayaan janggal bernilai fantastis. KPK sedang memantau pola keuangan mereka.
(Feby Novalius)