Jumlah Penumpang Pesawat Capai 2,43 Juta dengan 16.645 Penerbangan saat Arus Balik

Mutiara Oktaviana, Jurnalis
Selasa 25 April 2023 09:17 WIB
Bandara Soetta Siap Sambut Penumpang Arus Balik Lebaran. (Foto: Okezone.com/AP 2)
Share :

JAKARTA - PT Angkasa Pura II memperkirakan jumlah penumpang saat arus balik H+1 hingga H+10 di 20 bandara yang dikelola mencapai 2,43 juta penumpang dengan 16.645 penerbangan.

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, jumlah penumpang pada arus balik diperkirakan mencapai 1,52 juta penumpang dengan 10.743 penerbangan.

Oleh karena itu, seluruh bandara yang dikelola Angkasa Pura II siap menyambut arus balik pada periode Angkutan Lebaran 2023.

Di mana arus balik di bandara AP II dimulai pada 24 April 2023 (H+1) hingga 3 Mei 2023 (H+10) dengan perkiraan puncak arus balik pada 30 April 2023 (H+7).

President Director AP Muhammad Awaluddin mengatakan, rencana operasional di seluruh bandara AP II telah disiapkan untuk mengantisipasi tingginya lalu lintas penerbangan pada arus balik.

“Telah diinstruksikan kepada seluruh bandara AP II termasuk para stakeholder agar bersiap menyambut arus balik. Bandara AP II siap mengantar para pemudik untuk kembali ke kota tempat mereka beraktivitas sehari-hari,” ujarnya, Selasa (25/4/2023).

“Pada periode arus balik, penanganan lebih fokus pada kedatangan penumpang dan yang paling sibuk pada periode ini adalah Bandara Soekarno-Hatta yang akan menerima kedatangan para pemudik dari berbagai kota. AP II dan seluruh stakeholder berkolaborasi erat untuk memastikan kelancaran pada arus balik ini,” tammbah Muhammad Awaluddin.

Dia mengungkapkan, pada arus balik ini bandara AP II fokus pada 6 titik penting pada Aspek Operasi dan Aspek Pelayanan.

Pada Aspek Operasi, bandara AP II fokus pada 3 titik penting yaitu alokasi parkir pesawat, penanganan bagasi penumpang pesawat, dan ketersediaan moda transportasi publik.

“AP II dan stakeholder merencanakan dengan baik alur kedatangan pemudik. Penentuan lokasi parkir pesawat, apakah merapat ke terminal untuk menggunakan garbarata (on block) atau di area remote harus direncanakan dengan baik,” ujarnya.

“Proses penanganan bagasi oleh operator ground handling menjadi titik sangat penting. Di tengah sibuknya kedatangan penerbangan, seluruh personel terkait harus dapat memenuhi level of service yang telah ditentukan mulai dari bagasi diturunkan dari pesawat hingga masuk ke conveyor belt di baggage claim area yang ada di terminal,” tambahnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya