JAKARTA - Persoalan jalan rusak yang belakangan ramai menjadi sorotan di media sosial (medsos) kini menjadi perhatian utama pemerintah.
Setelah viralnya jalanan rusak yang ada di Lampung, pemerintah mulai berbenah jalanan rusak di berbagai daerah.
BACA JUGA:
Sebelumnya, Presiden Jokowi melalui unggahan video di Instagram pribadinya pun telah membuka kesempatan bagi warganet di media sosial untuk menyampaikan keluhan mereka terkait jalan rusak.
“Apabila jalan di daerah Anda masih rusak parah dan sudah lama tidak diperbaiki, sampaikan kepada saya melalui kolom komentar dan kirim video melalui pesan langsung di akun instagram ini" tulisnya dalam keterangan video tersebut.
BACA JUGA:
Dirangkum Okezone, Senin (22/5/2023) berikut ini fakta-fakta terkait jalanan rusak di berbagai daerah di Indonesia.
1. Jalan Rusak Jambi
Setelah perbaikan jalan rusak di Lampung yang viral, Presiden Jokowi juga meninjau beberapa jalan rusak di daerah lain, salah satunya yakni Jambi. Diketahui berdasarkan data yang dimiliki presiden, di Jambi terdapat sepanjang 10.000 km jalan kabupaten/kota yang sekira 4.600 km diantaranya dalam kondisi rusak.
Lalu, jalan provinsi sepanjang 1.030 km, terdapat 250 km ruas jalan dengan kondisi rusak. Adapun 130 km dari total ruas jalan nasional sepanjang 1.300 km juga dalam kondisi rusak.
2. Langsung Diperbaiki
Presiden Jokowi meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menangani perbaikan tersebut. Presiden Jokowi mengatakan untuk perbaikan jalan di Jambi akan dimulai Juli-Agustus 2023.
"Kita mulai perbaikan bulan Juli atau Agustus 2023. Tadi jalan kabupaten dan ini jalan provinsi yang juga akan diambil alih oleh Pusat untuk segera dikerjakan," kata Presiden Jokowi.
3. Ada 7.400 Lokasi
Terkait kesempatan yang dibukanya untuk keluhan jalan rusak, Presiden Jokowi mengungkap kalau ia telah menerima banyak aduan soal jalan rusak di 7.400 lokasi dari media sosial.
"Kemarin saya cek urusan jalan rusak saja ada 7.400 lokasi yang masuk ke IG, Twitter, Facebook, yang kita miliki," ungkap Jokowi.
Sejumlah aduan tersebut pun nantinya akan dilakukan cross check dengan data dari Kementerian PUPR agar lebih tepat sasaran.
4. PUPR Ambil Alih
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diminta Presiden Jokowi untuk menangani perbaikan jalan rusak yang ada di Jambi.
Menteri Basuki mengatakan, perbaikan jalan daerah itu sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah yang telah dikeluarkan oleh Presiden pada Maret 2023.
Salah satu ruas yang ditinjau Presiden yaitu ruas Jalan Batas Kota Jambi (Desa Tangkit) - Simpang Desa Sungai Gelam yang menjadi akses menuju kawasan Agrowisata Nanas di Desa Tangkit Baru, Sungai Gelam di Kabupaten Muaro Jambi.
5. Jalan Rusak Sumut
Kemudian ada sebanyak 13.340 kilometer jalan di Sumatera Utara dalam kondisi rusak saat ini.
Jokowi menyebutkan, 13.340 kilometer jalan rusak itu terdiri dari i 13.000 kilometer jalan berstatus jalan kabupaten atau kota dan 340 kilometer jalan berstatus jalan provinsi.
"Di Sumut ada 33 ribu kilometer jalan kabupaten/kota dan 13 ribu dalam kondisi rusak. Sementara jalan provinsi ada 3.005 kilometer dan yang rusak 340 kilometer," papar Jokowi.
Sementara untuk jalan nasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah pusat, total ada 2.600 kilometer. Dari jumlah itu, 260 kilometer diantaranya dalam kondisi rusak.
6. Jalan Rusak Ganggu Jalur Logistik
Jokowi menegaskan jalur logistik dan jalan produksi di semua daerah di Indonesia tidak boleh dibiarkan rusak parah. Hal ini demi mencegah laju kenaikan inflasi berlebih.
Oleh karena itu, pemerintah terus menggenjot upaya perbaikan atas ruas-ruas jalan yang rusak di seluruh daerah.
"Jangan sampai yang namanya jalur logistik, jalan-jalan produksi itu rusak parah. Itu akan mengganggu dan akan menaikkan biaya logistik, menaikkan inflasi. Itu tujuan kita memperbaiki infrastruktur," kata Jokowi.
(Zuhirna Wulan Dilla)