Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Heran Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar: Kita Selidiki

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 20 Maret 2026 |07:07 WIB
Prabowo Heran Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar: Kita Selidiki
Presiden Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran di daerah yang dinilai belum produktif. (Foto; okezone.com/Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran di daerah yang dinilai belum produktif. Kepala negara bahkan menyinggung adanya pembelian mobil dinas kepala daerah sebesar Rp8 miliar.

Menurut Prabowo, masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi, seperti pembangunan jembatan desa. Namun, anggaran daerah justru digunakan untuk hal-hal yang tidak menjadi prioritas.

“Banyak biaya yang seharusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi tidak dilaksanakan. Contohnya pembangunan jembatan desa. Rakyat harus berteriak, presiden harus turun tangan. Maaf, ada dana desa, ke mana dananya? Bupati ke mana, dana gubernur ke mana? Namun, saya ambil tanggung jawab. Jadi, kita harus terbuka, kita harus adil,” ujarnya dalam sesi tanya jawab dengan jurnalis di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jumat (20/3/2026).

Ia menilai pola belanja daerah saat ini masih belum efisien, termasuk dalam penggunaan anggaran untuk fasilitas pejabat.

“Banyak pejabat menurut saya tidak efisien. Anda lihat sendiri. Kita terbuka saja. Ada pemerintah daerah membeli mobil dinas gubernur, berapa harganya? Rp8 miliar,” ungkapnya.

Sebagai perbandingan, Prabowo menegaskan bahwa dirinya menggunakan kendaraan dinas buatan dalam negeri dengan harga jauh lebih rendah.

“Saya Presiden Indonesia. Saya menggunakan mobil Maung buatan Indonesia. Harganya Rp700 juta. Mungkin karena ini kendaraan presiden, ada fitur antipeluru, sehingga menjadi sekitar Rp1 miliar. Namun, tidak sampai Rp8 miliar. Kita selidiki semua untuk efisiensi,” tegasnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement