JAKARTA- Ada dua bisnis e-commerce milik konglomerat Anthoni Salim menarik diulas. Dia merupakan salah satu paling kaya di Indonesia. Dalam daftar 50 orang terkaya RI tahun 2022, Forbes menempatkan bos Indomie dan pemilik Indomaret tersebut di posisi lima dengan estimasi kekayaan USD7,5 miliar atau setara dengan Rp 111 triliun jika kurs rupiah Rp 14.900/USD.
Dia pun memiliki beragam bisnis yang membuat harta kekayaannya meningkat. Salah satunya dalam teknologi informasi dengan mengandalkan bisnis e-commerce.
Berikut dua bisnis e-commerce milik konglomerat Anthoni Salim dilansir dari berbagai sumber:
1. PT DCI Indonesia Tbk (DCII)
Portofolio investasi Grup Salim yang baru adalah di emiten data center PT DCI Indonesia Tbk (DCII) yang didirikan oleh Otto Sugiri. Sebagai informasi, DCII merupakan salah satu perusahaan yang fenomenal di pasar modal Tanah Air.
Perusahaan yang baru melantai pada 6 Januari 2021 tersebut harga sahamnya melesat puluhan ribu persen sejak penawaran umum perdana saham (IPO) hingga memiliki nilai kapitalisasi pasar mencapai lebih dari Rp 100 triliun.
Sebelumnya Grup Salim lewat Anthoni Salim memiliki saham DCII sebanyak 72,29 juta saham, namun pada akhir Mei tahun lalu, Anthoni Salim menambah kepemilikannya dengan memborong 192,7 juta saham DCII dengan modal sampai Rp 1 triliun sehingga kepemilikannya menjadi 11,12%.
2. JV e-commerce
Konglomerat ini telah menandatangani persetujuan pembentukan Joint Venture (JV) e-commerce dengan raksasa ritel Korea Selatan Lotte. Kolaborasi ini akan memanfaatkan jaringan ritel Lotte di Indonesia dan jaringan Salim Group yang diperkirakan mulai beroperasi di awal tahun depan (2017).
Kerja sama Salim dan Lotte bakal menjadi JV Indonesia-Korea Selatan kedua di sektor e-commerce setelah Elevenia.
(RIN)
(Rani Hardjanti)