Tinjau Food Estate 45 Hektare di Papua, Jokowi Targetkan Produksi Jagung Tembus 7 Ton

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Jum'at 07 Juli 2023 10:48 WIB
Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) meninjau food estate di Kabupaten Keerom, Papua.

Food estate tersebut diharapkan bisa memproduksi jagung kebutuhan dalam negeri dan mampu mengurangi impor.

 BACA JUGA:

"Memang ini baru pertama kali, jangan berpikiran langsung hasilnya sangat tinggi. Tapi ini pun hasilnya sangat tinggi, kira-kira 7 ton per hektarenya, karena standar nasionalnya 5,6 ton per hektare. Saya melihat tanahnya sangat subur sekali, tapi airnya perlu dikelola dengan baik," ujar Jokowi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/7/2023).

Presiden menargetkan lahan pertanian seluas 45 hektare itu akan kembali panen pada bula September mendatang.

 BACA JUGA:

Jokowi menyebut, hasil panen jagung para petani tersebut sudah ada yang menampung dengan harga yang layak.

"Ini sudah ada yang beli sekarang Rp5.000 - Rp6.000 per kilogram. Jadi harganya sangat tinggi banget dibanding HPP. Saya kira sudah untungnya gede, artinya kalau 7 ton per hektare kali Rp6.000 berarti sudah Rp42 juta per hektare. Kalau kita punya 1.000 hektare, berarti Rp42 miliar untuk 3 bulan atau 100 hari," kata Jokowi.

Jokowi berharap food estate Keerom bisa memenuhi kebutuhan jagung nasional, khususnya Indonesia Timur.

Dalam tiga bulan mendatang, Jokowi mengatakan akan kembali berkunjung ke Kabupaten Keerom untuk mengikuti panen berikutnya.

"Kalau ini nanti saya cek dari jauh bagus, untuk yang 45 hektare nanti bagus, berarti 3 bulan lagi saya ke sini lagi untuk panen," ucap Jokowi

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengaku siap melaksanakan semua arahan Presiden dalam mendukung pengembangan food estate di tanah Papua.

Di antaranya dengan mempersiapkan benih unggul dan sarana produksi yang sudah menggunakan teknologi mekanisasi.

"Kementan dalam food estate ini akan menyiapkan 20 unit traktor, cultivator, planter jagung, serta saprotan pupuk, benih unggul dan bahan kimia pengendali hama. Intinya kita siap melaksanakan arahan Bapak Presiden," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya