JAKARTA - Fakta Bandara Kertajati, yang dulunya sepi dan seperti kuburan, kini akan menjadi sumber kehidupan.
Bandara yang berlokasi di Majalengka, Jawa Barat diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 24 Mei 2018 telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Okezone pada Minggu (22/10/2023) telah merangkum beberapa fakta menarik tentang Bandara Kertajati:
1. Angkutan Haji dan Umrah Memegang Kunci Ramainya Bandara Kertajati
Bandara Kertajati akan menjadi pintu masuk internasional untuk perjalanan haji dan umrah pada November 2022. Hal ini merupakan kabar baik karena Surat Edaran Satgas Covid-19 dan Instruksi Mendagri telah membuka pintu bagi perjalanan internasional.
Dengan ribuan jamaah yang akan berangkat dari sini, Bandara Kertajati berpotensi menghidupkan kembali trafik penerbangan yang sempat lesu akibat pandemi Covid-19.
2. Bandara Kertajati Akan Menggantikan Bandara Husein Sastranegara, Bandung
Pemerintah berencana untuk memindahkan operasi penuh dari Bandara Husein Sastranegara di Bandung ke Bandara Kertajati pada Minggu (29/10/2023). Peralihan ini akan dimulai dengan penerbangan pesawat jet, dan nantinya, penerbangan pesawat baling-baling akan mengikuti.
Bandara Kertajati telah membuka sejumlah rute penerbangan domestik dan satu rute penerbangan internasional. Ini akan memudahkan akses bagi penumpang yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.
3. Bandara Terbesar Kedua di Indonesia
Bandara Kertajati, atau West Java International Airport, adalah lapangan udara terbesar kedua di Indonesia dari segi luas. Dengan landasan pacu yang memadai, bandara ini mampu melayani pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777 dan Airbus A380.
Kapasitasnya yang besar memungkinkan bandara ini menampung hingga 11 juta penumpang, yang akan membantu mengatasi beban lalu lintas udara di wilayah metropolitan Bandung dan Cirebon.
4. Dirancang Sejak Era Megawati
Meskipun baru beroperasi selama lima tahun, rencana pembangunan Bandara Kertajati telah ada sejak masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.
Pembangunan ini dimulai pada 2015 menggunakan anggaran dari Kementerian Perhubungan. Awalnya direncanakan menggunakan APBD Jawa Barat, namun, akhirnya, APBN yang digunakan untuk membiayai pembangunan bandara ini. Ini adalah salah satu dari Program Strategis Nasional (PSN) yang penting.
5. Akses Jalan Tol Cisumdawu
Diresmikannya jalan tol Cisumdawu pada Juli 2023 menjadi kabar baik bagi Bandara Kertajati. Jalan tol ini diharapkan akan menjadi akses utama menuju bandara dan mempersingkat waktu perjalanan dari Bandung ke Majalengka.
Rute jalan tol ini akan membuka peluang bagi pertumbuhan pariwisata, perdagangan, dan investasi di daerah sekitarnya. Selain akses jalan tol, terdapat juga beberapa moda transportasi umum yang terjangkau menuju Bandara Kertajati.
(Zuhirna Wulan Dilla)