Tak lupa ia juga menyertakan bukti tangkapan layar yang menunjukan ada empat nama berbeda dengan alamat yang sama.
Meski demikian, di cuitannya yang lain, Baskara mengungkap bahwa nomor tersebut sudah tidak bisa diakses.
Tapi Baskara tetap menyayangkan kejadian itu terjadi di detik-detik penyelenggaraan Pemilu 2024. Postingan Baskara sontak menjadi sorotan netizen.
Hingga berita ini dimuat setidaknya sudah ada lebih dari 3 juta suka dan ribuan komentar.
Sementara itu, Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos, mengatakan pihaknya kemudian menelusuri hal tersebut untuk data yang tercatat di dalam negeri. Betty mengatakan pihaknya akan memberikan informasi lebih lanjut.
"Untuk dalam negeri, KPU sedang kroscek," kata Betty.
(Rina Anggraeni)