JAKARTA - Rancangan peraturan mengenai Dana Abadi Pariwisata berkualitas yang membebani iuran pariwisata dari tiket pesawat tengah menjadi sorotan.
Wacana mengenai iuran pariwisata ke tiket pesawat masih menjadi kajian awal yang mengikutsertakan pihak-pihak dari berbagai sektor, hal ini dikonfirmasi oleh Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Odo RM Manuhutu.
Kajian mengenai permasalahan ini tentunya akan memperhitungkan banyak faktor. Termasuk dampak yang akan diakibatkan pada sektor sosial dan ekonomi. Pemerintah juga akan memperhitungkan usaha guna meningkatkan laju wisatawan nusantara.
"Berbagai kebijakan terkait pariwisata berkualitas bertujuan untuk memberikan manfaat signifikan yang dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat. Upaya ini sekaligus mendukung Indonesia Emas 2045," ujar Odo dalam keterangan resminya.
Odo memberikan keterangan jika kebijakan ini memiliki tujuan mewujudkan sistem pariwisata yang bermutu dengan menonjolkan empat pilar, yakni layanan pariwisata yang bermutu, manajemen pariwisata berkelanjutan, keunikan tempat wisata dan daya saing infrastruktur dasar.