JAKARTA – Progres terbaru pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjelang Upacara HUT RI ke-79. Pemerintah memastikan menggelar HUT RI ke 79 di IKN Nusantara.
Lalu, sejauh apa progres pembangunan IKN saat ini?
Berdasarkan laporan yang diterima Okezone, Jumat (9/8/2024), sarana dan prasarana dasar seperti lapangan upacara, kantor presiden hingga infrastruktur air telah terakomodasi jelang upacara HUT RI ke-79.
Ketua Satgas Pelaksana Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Sumadilaga merinci, kapasitas air di Intake Sepaku mencapai 3.000 liter/detik. Sedangkan Bendungan Sepaku Semoi mencapai 2.500 liter/detik.
Tahap pertama sumber air baku yang bakal dialirkan ke IKN bersumber dari Intake Sepaku terlebih dahulu. Secara teknis, penyaluran air baku ini akan menjadi air siap minum melalui proses pengolahan kemudian dialirkan ke pusat pemerintah IKN.
Selain itu, tiga ruas Tol Akses IKN juga ditargetkan bakal mulai fungsional pada 17 Agustus 2024. Perinciannya, Tol Seksi 3A saat ini progres pembangunan telah mencapai 81,8%, Kemudian Seksi 3B mencapai 93,8%. Dan Seksi 5A saat ini progresnya telah mencapai 89,8%. Bila tiga ruas tol fungsional itu dioperasikan, dapat memangkas waktu tempuh Balikpapan-KIPP IKN hanya menjadi 1 jam.
Kemudian, Istana negara dan lapangan upacara yang akan digunakan untuk upacara HUT RI ke-79 telah mencapai 90,6%. Selanjutnya, pembangunan Istana Garuda telah mencapai 92,3%. Pembangunan Sumbu Kebangsaan telah mencapai 100% dan Taman Kusuma Bangsa telah mencapai 82,8%.
Kemudian, pembangunan fasilitas perumahan di Komplek Rumah Tapak Jabatan Menteri juga menunjukkan perkembangan positif bahkan rata-rata sudah mencapai 98%. Dari 36 unit rumah yang dibangun, fasilitas Club House telah selesai, dan 14 unit rumah sudah dilengkapi dengan perabotan. Seluruh bangunan ini juga telah terhubung dengan suplai air, listrik, telekomunikasi, serta dukungan gas dari Pertamina.
Diketahui, pembangunan IKN sendiri diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2022, yang menetapkan pembangunan IKN akan berlangsung dari tahun 2022 hingga 2045. Rencana induk tersebut menggariskan pembangunan ibu kota baru ini membutuhkan waktu sekitar 23 tahun.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)