Hilangkan Rasa Takut dengan Tak Lagi Percaya 4 Mitos Soal Investasi Reksa Dana

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis
Kamis 12 Desember 2024 08:00 WIB
investasi reksa dana bisa menjadi pilihan ideal bagi investor pemula dengan segala keunggulannya (foto: dok Istimewa)
Share :

Padahal, faktanya, tingkat risiko investasi reksa dana tergolong fleksibel dan bisa diatur menyesuaikan keinginan investor. Alasannya karena ada banyak jenis reksa dana dengan tingkat risiko yang berbeda, mulai dari risiko rendah, sedang, hingga tinggi. 

Jika Anda memiliki tujuan keuangan jangka pendek, ada opsi investasi di reksa dana pasar uang yang menjanjikan pertumbuhan nilai stabil dan minim risiko. Sementara jika ingin optimal meraih tujuan finansial jangka panjang, misalnya di atas 5 tahun, Anda bisa berinvestasi di reksa dana saham yang mampu memberi keuntungan menggiurkan. 

Pun, jika tertarik menanam modal jangka menengah, misalnya 1 sampai 3 tahun, terdapat opsi reksa dana pendapatan tetap dan campuran yang memiliki tingkat risiko sedang. Jadi, buang jauh-jauh pikiran investasi reksa dana berisiko tinggi karena faktanya bisa disesuaikan berdasarkan jenis produk yang dipilih.

2. Butuh Proses Pengajuan yang Rumit

Selain itu, ada pula mitos jika reksa dana merupakan instrumen investasi yang rumit selayaknya saham, obligasi, atau produk investasi populer lainnya. Padahal, dibanding instrumen investasi lain, reksa dana dikenal mempunyai proses pengajuan yang paling simpel dan terjangkau oleh semua orang. 

Bayangkan saja, Anda bisa mulai berinvestasi reksa dana cukup dengan menggunakan aplikasi di smartphone. Tinggal unduh aplikasi investasi digital, Anda bisa memilih produk reksa dana dan membelinya. Performa investasi reksa dana pun bisa dipantau kapan pun, termasuk pembelian, penjualan, hingga pengalihan modal sesuai keinginan secara online. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya