Penjualan Kurma Menurun, Pedagang Merugi di Awal Ramadhan

Tangguh Yudha, Jurnalis
Senin 03 Maret 2025 20:22 WIB
Penjualan Kurma di Bulan Puasa Tahun Ini Menurun. (Foto: Okezone.com/MPI)
Share :

JAKARTA - Pedagang kurma di Tanah Abang, Jakarta mengeluhkan terjadinya penurunan penjualan di awal Ramadhan tahun ini dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

1. Penurunan Penjualan Kurma

Diungkap Salah Satu Pedagang, Uus, meskipun tahun ini pembeli relatif tetap ramai, namun jumlahnya masih lebih banyak di tahun 2024 lalu.

"Alhamdulillah di awal Puasa ini ramai (pembeli), tapi dibanding tahun lalu lebih ramai tahun lalu," ungkap pria yang mengaku sudah 5 tahun berjualan di lokasi tersebut, Senin (3/3/2025).

Uus mengatakan, dalam 2 hari Puasa diperoleh pendapatan Rp3 juta per hari. Angka ini terbilang sedang-sedang saja karena pernah memperoleh penghasilan Rp5 juta dalam sehari di awal Ramadhan tahun-tahun sebelumnya.

2. Penyebab Penjualan Kurma Menurun 

Uus menduga penurunan penjualan terjadi lantaran isu ekonomi yang belakangan memang menghimpit kelas menengah. Yang mana fenomena ini mengakibatkan daya beli mereka melemah.

 

Kendati demikian Uus mengaku optimis di hari-hari berikutnya dagangannya bakal kembali diburu masyarakat. Terlebih ada banyak varian kurma yang dijajakan di tokonya.

"Insya Allah lah ramai. Di sini ada kurma nabi satu kilonya Rp180.000, tunisia sekilo Rp120.000, kurma medjool sekilo Rp 225.000, ini yang paling mahal," ungkapnya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya