Dari Keraguan Menjadi Keyakinan: Ini Kisah Meri dan Boyle lewat Alfability Menyapa

Rizqa Leony Putri, Jurnalis
Kamis 27 November 2025 08:00 WIB
Alfability Menyapa di SLBN 01 Jakarta. (Foto: dok Alfamart)
Share :

Di ruangan itu, sejumlah siswa tampak mengangguk pelan, bukan hanya mendengarkan, tetapi merasakan kegelisahan yang sama. Namun, keraguan itu seketika berubah ketika Meri mengungkapkan bahwa dia sudah lima tahun bekerja sebagai karyawan gerai Alfamart.

Kabar itu membuat beberapa siswa spontan menegakkan badan, seolah ada cahaya baru yang masuk ke ruang aula.

“Di Alfamart, saya melayani konsumen dan menjalankan tugas seperti karyawan lainnya. Benefit yang saya dapatkan juga sama. Tidak ada perbedaan,” tutur Meri, kali ini dengan senyum yang sulit disembunyikan.

Suasana di dalam aula perlahan berubah, yang tadinya hening, kini mulai diisi rasa ingin tahu. Tangan-tangan kecil mulai terangkat, pertanyaan pun muncul satu per satu.

Lalu Boyle melanjutkan. Gerak tangan dan ekspresinya bercerita banyak, diterjemahkan juru bahasa isyarat yang mengikuti temponya. Sudah tiga tahun ia bekerja di Alfamart, sebuah pengalaman yang ia sebut sebagai perjalanan yang membuatnya merasa diterima.

Alfability Menyapa di SLBN 01 Jakarta. (Foto: dok Alfamart)

“Saya nyaman bekerja di Alfamart. Teman-teman selalu mendukung. Kalau saya kesulitan, mereka membantu dengan cara yang bisa saya pahami,” ucap Boyle.

Ada ketenangan dalam caranya bercerita, ketenangan seseorang yang sudah menemukan tempat untuk tumbuh.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya