Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.798 per Dolar AS

Anggie Ariesta, Jurnalis
Senin 02 Februari 2026 15:39 WIB
Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)
Share :

Dari sentimen domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus secara kumulatif pada Januari - Desember 2025 sebesar USD41,05 miliar. Surplus ini lebih besar dibandingkan dengan tahun 2024, sebesar USD31,04 miliar.

Surplus ini dipicu oleh angka ekspor sepanjang Januari - Desember yang mencapai USD282,21 miliar, lebih tinggi dari impor kumulatif pada periode yang sama USD241,86 miliar. Sedangkan surplus sepanjang Januari-Desember 2025 ditopang oleh surplus nonmigas USD60,75 miliar. Sementara itu, neraca migas mengalami defisit USD19,70 miliar.

Kemudian, BPS juga melaporkan laju inflasi tahun ke tahun (yoy) pada Januari 2026 tercatat mencapai 3,55 persen. Artinya, terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,99 pada Januari 2025 menjadi 109,75 pada Januari 2026.

Berdasarkan kelompok pengeluarannya, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga yang mengalami inflasi tinggi, yakni mencapai 11,93 persen dan memberi andil 1,72 persen. Komoditas yang paling memberi andil terbesar ialah tarif listrik. Kemudian, pada kelompok lainnya ialah emas dan perhiasan.

Sedangkan, alasan data inflasi tahunan dan bulanan pada Januari 2026 berbanding terbalik. Seperti diketahui, data tahunan tercatat Januari mengalami inflasi mencapai 3,55 persen, sementara secara bulanan malah mengalami deflasi 0,15 persen. 

Inflasi tinggi pada Januari 2026 secara yoy dipengaruhi dampak basis angka yang rendah pada periode yang sama tahun sebelumnya atau low base affect. Pada Januari 2025, pemerintah menerapkan kebijakan tarif listrik yang menekan IHK 2025. Hal ini pada akhirnya juga mendorong penurunan inflasi pada masa itu.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp16.790 - Rp16.830 per dolar AS.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya