Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.922 per Dolar AS

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 26 Juni 2026 |16:44 WIB
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.922 per Dolar AS
Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 21 poin atau sekitar 0,12 persen ke level Rp17.922 per dolar AS pada akhir perdagangan Jumat (25/6/2026).

Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa salah satu sentimen datang dari eksternal yakni sebuah kapal kargo terkena proyektil tak dikenal di dekat Oman, yang mendorong badan pelayaran PBB untuk menangguhkan skema evakuasi sukarela. Dua pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa Iran menembaki kapal kargo tersebut saat mencoba melewati selat.

“Otoritas Iran mengatakan keamanan kapal yang melewati di luar rute Hormuz yang telah ditentukan tidak terjamin,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

Data menunjukkan pada hari Kamis bahwa pengiriman minyak mentah melalui Selat Hormuz meningkat minggu ini ke level tertinggi sejak konflik AS-Israel dengan Iran dimulai pada bulan Februari setelah kesepakatan gencatan senjata membuka kembali jalur air tersebut, sementara kekhawatiran tentang berapa lama selat tersebut akan tetap terbuka juga meningkatkan perdagangan.

Namun, lalu lintas secara keseluruhan tetap jauh lebih sedikit dibandingkan rata-rata harian 125 kapal yang melewati selat tersebut sebelum konflik 28 Februari dimulai. Sementara itu, gempa bumi di Venezuela yang terjadi pada hari Kamis juga meningkatkan kekhawatiran pasokan.

Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan bahwa PCE inti naik menjadi 3,4% YoY pada bulan Mei dari 3,3% pada bulan April. Secara bulanan, PCE inti tidak berubah di 0,3%. Inflasi PCE utama meningkat menjadi 4,1% YoY dari 3,8%, menandai angka tahunan tertinggi sejak April 2023 dan Oktober 2023.

Menurut alat CME FedWatch, reaksi terhadap data PCE menunjukkan sedikit penurunan taruhan untuk kenaikan suku bunga Fed tahun ini dan sedikit peningkatan taruhan agar bank sentral mempertahankan suku bunga tetap stabil.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement