Modernisasi Fasilitas Tingkatkan Daya Tarik
Upaya pembaruan yang dilakukan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta turut mendorong peningkatan minat kunjungan. Renovasi besar yang telah diselesaikan menghadirkan berbagai fasilitas modern untuk memperkaya pengalaman pengunjung.
Sejumlah inovasi yang kini tersedia di Museum Wayang antara lain ruang imersif 360 derajat, super hologram, teknologi AR/VR/MR, permainan gamelan digital, serta papan informasi digital interaktif. Pembaruan tersebut menjadikan museum lebih relevan bagi generasi muda dan wisatawan, sekaligus membuka peluang peningkatan retribusi ke depan.
Peran Strategis Museum dalam Ekosistem Kota Tua
Museum Wayang menyimpan koleksi yang merepresentasikan kekayaan seni tradisi Nusantara, seperti wayang kulit, wayang golek, dan wayang beber, serta koleksi wayang dari berbagai negara. Keberadaan koleksi tersebut memperkuat fungsi edukasi budaya sekaligus memperkaya daya tarik wisata Jakarta.
Pengembangan Museum Wayang juga menjadi bagian dari upaya penguatan kawasan Kota Tua sebagai destinasi wisata unggulan. Kehadiran museum yang aktif dan inovatif mendorong perputaran ekonomi di sekitarnya serta mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya.
Retribusi sebagai Dukungan bagi Pelestarian Budaya
Kontribusi Museum Wayang terhadap penerimaan retribusi daerah mencerminkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi. Setiap kunjungan dan pembelian tiket tidak hanya membuka akses masyarakat terhadap warisan seni tradisional, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata bagi pembangunan dan peningkatan layanan publik di Jakarta.
(Dani Jumadil Akhir)