Sofyano menambahkan, Danantara sebagai lembaga pengelola investasi negara diharapkan dapat berperan dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur pendukung, seperti jalan tol atau koridor logistik menuju kawasan pelabuhan, melalui skema investasi strategis nasional.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kata Sofyano, perlu memastikan kesiapan tata ruang, pembangunan jalan penghubung, fasilitas umum, serta kawasan industri penyangga di sekitar pelabuhan agar tercipta permintaan (demand) logistik yang berkelanjutan.
“Diharapkan Direktur Utama Pelindo, Bapak Achmad Muchtasyar, beserta jajaran direksi dapat mengupayakan perhatian serius dari Pemerintah Pusat guna percepatan pembangunan jalan tol serta fasilitas umum pendukung lainnya agar konektivitas angkutan barang dari dan menuju Pelabuhan Kijing dapat berjalan lancar,” tambah Sofyano.
(Feby Novalius)