JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan melapaorkan penerimaan cukai rokok elektrik pada tahun 2025 tumbuh 7,38% dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusi didominasi oleh produk rokok elektrik cair sistem terbuka (open-system), diikuti sistem tertutup (closed-system) dan produk berbentuk padat.
Kini para pelaku industri semakin menitikberatkan langkah pada peningkatan standar kualitas, tata kelola distribusi, serta praktik usaha yang lebih transparan dan edukatif. Kesehatan industri sangat ditentukan oleh konsistensi pelaku industri dalam menjaga standar dan kepatuhan terhadap regulasi.
“Standardisasi dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan industri. Inovasi tetap penting, namun harus berjalan selaras dengan transparansi serta komitmen untuk menghadirkan produk yang bertanggung jawab bagi konsumen,” ujar Commercial and Corporate Director PT Delta Sukses Teknologi Ira Octaviera di Jakarta, Selasa 24 Februari 2026.
Pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam memperketat regulasi guna menciptakan ekosistem usaha yang lebih sehat, transparan, dan bertanggung jawab dalam jangka panjang. Fase industri rokok elektrik saat ini bergerak menuju struktur yang lebih matang setelah melalui periode konsolidasi sepanjang 2025 yang ditandai dengan penyesuaian regulasi dan penguatan pengawasan.
Dia mengatakan perusahaannya juga melihat bahwa penguatan regulasi justru dapat mendorong pertumbuhan industri yang lebih sehat dan terarah.
“Kita melihat bahwa secara industri di rokok elektrik, Indonesia sudah lebih baik dan kita sebenarnya lebih memperketat dalam hal regulasi. Which is kita mendukung karena dengan semakin ketatnya regulasi, artinya industri ini akan terus berkembang," ujarnya.
Ira mengatakan pada tahun 2026 proses pengembangan standar dan regulasi produk masih terus berlangsung, termasuk melalui keterlibatan asosiasi serta koordinasi dengan regulator.
Selain aspek regulasi produk, industri juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penyalahgunaan perangkat vape untuk aktivitas ilegal, termasuk penggunaan narkoba.
Dia mengatakan industri menyatakan dukungan terhadap langkah Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam menetapkan kebijakan yang tepat sekaligus mendorong dialog terbuka antara pemerintah, pelaku usaha, ekosistem industri, dan sektor kesehatan.
“Jadi kami sangat mendukung BNN untuk menerapkan atau menentukan kebijakan yang sangat tepat buat industri, dan kita berharap pemerintah juga akan melakukan dialog terbuka dengan para pelaku industri," ujar dia.
Dia mengatakan bahwa perusahaannya memastikan seluruh proses produksi, distribusi, dan pemasaran berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk melalui pengujian produk di laboratorium nasional dan internasional, serta penerapan kebijakan penjualan terbatas bagi konsumen berusia 21 tahun ke atas.
Merespons perkembangan industri, Delta Sukses Teknologi konsisten menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proses produksi, distribusi, dan pemasaran berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Seiring dengan kebutuhan pasar yang juga semakin beragam, perusahaan mengembangkan diversifikasi portofolio produk di segmen closed-system maupun open-system, dengan tetap menempatkan kualitas dan kepatuhan sebagai prioritas.
Industri rokok elektrik 2026 diperkirakan bergerak menuju fase standarisasi yang semakin jelas, dengan pengawasan yang lebih terstruktur dan konsumen yang semakin kritis terhadap kualitas serta keterbukaan informasi. Delta Sukses Teknologi memandang kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan komunitas sebagai elemen penting dalam membangun ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.
“Keberlanjutan industri ini tidak hanya diukur dari pertumbuhan pasar, tetapi dari seberapa besar komitmen kita dalam menjaga standar dan kepercayaan publik. Delta Sukses Teknologi berkomitmen untuk terus berkontribusi, mendorong, dan menjadi bagian dari ekosistem yang sehat dan bertanggung jawab untuk keberlanjutan industri dalam jangka panjang,” tutup Ira.
(Dani Jumadil Akhir)