Penjualan Baju Muslim Naik Pesat Jelang Lebaran, Simak Tips Laris Ini

Feby Novalius, Jurnalis
Kamis 26 Februari 2026 18:25 WIB
Penjualan gamis, hijab, mukena, dan sarung biasanya meningkat signifikan menjelang Ramadhan dan Lebaran. (foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Penjualan gamis, hijab, mukena, dan sarung biasanya meningkat signifikan menjelang Ramadhan dan Lebaran. Data dari e-commerce menunjukkan kategori fashion Muslim menyumbang sekitar 16% dari total transaksi pada periode tersebut, menjadi peluang besar bagi pelaku usaha fesyen lokal.

Menurut Executive Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo, momen sebelum dan saat Ramadhan menjadi waktu penting bagi brand fesyen Muslim untuk mengakselerasi penjualan sekaligus memperkuat posisi di pasar e-commerce nasional.

“Periode pra-Ramadhan dan Lebaran adalah peluang besar bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan transaksi. Melalui fitur dan kampanye yang relevan, pelaku usaha bisa memaksimalkan potensi penjualan sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang menarik bagi konsumen,” ujar Stephanie, Kamis (26/2/2026).

Sementara itu, Founder Salah Satu Brand Fesyen Lokal, Deby Lianti, membagikan pengalaman strategi penjualan yang efektif di Ramadhan. Menurut Deby, peluncuran koleksi khusus Ramadhan dan interaksi langsung dengan konsumen melalui live streaming mampu meningkatkan penjualan secara signifikan.

“Peluncuran koleksi tematik Ramadhan dan sesi live streaming membuat interaksi dengan konsumen lebih nyata. Mereka tidak sekadar membeli gamis atau mukena, tapi juga merasakan pengalaman berbelanja yang inspiratif,” kata Deby.

Deby juga menambahkan bahwa strategi bundling produk, seperti menggabungkan gamis, mukena, dan pelengkap lainnya, efektif untuk meningkatkan nilai rata-rata transaksi sekaligus mempermudah konsumen mendapatkan set lengkap untuk Ramadhan dan Lebaran.

 

“Kami melihat bahwa pendekatan ini bisa mendorong keputusan pembelian lebih cepat, sekaligus membuat pengalaman berbelanja lebih menyenangkan dan praktis bagi konsumen,” ujarnya.

Secara keseluruhan, tren ini menunjukkan bahwa kombinasi koleksi tematik, promosi interaktif, dan strategi digital yang terintegrasi dapat menjadi momentum pertumbuhan signifikan bagi pelaku usaha fesyen Muslim, terutama di masa puncak belanja Ramadhan dan Lebaran.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya