Saham lain seperti KAQI, MEGA, ICON, BIPI, MDIA, WMUU, dan MSIN juga mencatat penguatan besar dengan kenaikan antara sekitar 25 persen hingga 41 persen. Reli tajam ini mencerminkan adanya minat beli kuat pada saham tertentu, terutama di segmen non-blue chip.
Sebaliknya, tekanan jual besar terjadi pada kelompok top losers. Saham INDS menjadi yang paling tertekan setelah anjlok 49,59 persen dalam sepekan. Penurunan tajam juga dialami SOTS yang turun 41,67 persen serta SSTM yang melemah 34,74 persen. Saham lainnya seperti BLUE, RMKO, FUJI, BAIK, APLI, ARKO, dan ESTI turut mencatat penurunan dua digit, berkisar 20 persen hingga hampir 28 persen, menandakan aksi jual signifikan pada sejumlah emiten.
Secara keseluruhan, perdagangan saham pekan tersebut mencerminkan kondisi pasar yang aktif namun masih cenderung defensif. Peningkatan nilai dan volume transaksi belum mampu mendorong indeks ke zona hijau, menunjukkan investor masih berhati-hati dan selektif dalam mengambil posisi di tengah dinamika pasar.
(Taufik Fajar)