"Kami ingin memperkuat kolaborasi antara Indonesia dan Vietnam. Potensi ekspor-impor sangat besar, terutama untuk bahan baku industri. Selain itu, Vietnam memiliki akses pasar yang sangat kuat ke Amerika Serikat (US)," jelas Reef.
Saat ini, HMS Group telah mengoperasikan layanan weekly direct open console LCL (Less than Container Load) dari 27 pelabuhan di seluruh dunia, termasuk pelabuhan utama di China, Taiwan, dan Ho Chi Minh, Vietnam.
Terkait kekhawatiran akan pecahnya Perang Dunia Ketiga akibat eskalasi ini, Reef berharap situasi dapat segera mereda. Meski demikian, dunia logistik dituntut untuk tetap adaptif sebagaimana saat menghadapi pandemi Covid-19.
"Kami berharap eskalasi ini menurun dan tidak meluas. Namun, dari sisi logistik, kami harus terus beradaptasi. Penutupan Selat Hormuz dan Laut Merah adalah tantangan nyata yang memerlukan respons cepat agar rantai pasok global tidak lumpuh total," pungkasnya
(Feby Novalius)