Selat Hormuz Terganggu, Pasokan Minyak dan LPG RI Terancam

Feby Novalius, Jurnalis
Senin 16 Maret 2026 22:10 WIB
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi mengancam ketahanan energi Indonesia. (Foto :Okezone.com/Pertamina)
Share :

Lebih lanjut, Sofyano menilai bahwa konversi sepeda motor yang usianya sudah tua juga tidak efisien secara ekonomi. Banyak sepeda motor lama yang nilai pasarnya sudah sangat rendah, sehingga tidak rasional jika kendaraan tersebut harus dikonversi menjadi sepeda motor listrik dengan biaya yang relatif mahal.

Sebagai alternatif, ia menyarankan agar pemerintah lebih fokus memberikan insentif dalam bentuk diskon harga pembelian sepeda motor listrik baru. Dengan skema tersebut, masyarakat akan lebih tertarik untuk beralih ke kendaraan listrik tanpa harus menanggung biaya konversi yang tinggi.

Di akhir pernyataannya, Sofyano menegaskan bahwa dorongan pemerintah untuk memperkuat elektrifikasi nasional seharusnya tidak hanya dipicu oleh situasi konflik global seperti yang terjadi saat ini. Kebijakan tersebut harus menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mewujudkan ketahanan dan kedaulatan energi nasional.

“Elektrifikasi harus dilihat sebagai strategi nasional yang berorientasi pada masa depan. Tujuannya bukan sekadar merespons dampak konflik global, tetapi untuk memastikan Indonesia memiliki sistem energi yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya