“Tiap kementerian memiliki kebutuhan, dan Ibu Menpan-RB sudah mengirim surat kepada seluruh K/L dan pemerintah daerah untuk melakukan pemetaan. Secara paralel, pusat juga melakukan pemetaan terhadap seluruh ASN yang sudah ada. Jadi, sedang dicari titik temu terkait jumlah final nanti,” jelasnya.
Prasetyo juga menyebut wacana pelibatan Kementerian Pertahanan dalam proses pendidikan dan pelatihan calon ASN apabila rekrutmen resmi dibuka. Hal ini dipertimbangkan karena Kementerian Pertahanan memiliki fasilitas pendidikan yang memadai dan tersebar di berbagai wilayah.
“Nantinya, saat rekrutmen dilakukan, kami minta Kementerian Pertahanan, sebagai salah satu kementerian dengan fasilitas pendidikan yang cukup banyak dan tersebar, untuk menjalankan pendidikan dan pelatihan calon ASN. Itulah alasan rapat ini digelar di Kementerian Pertahanan,” paparnya.
(Feby Novalius)