Di jalur arteri, kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek mencapai 474.454 unit dan yang masuk 360.479 unit. Sementara itu, pergerakan kendaraan di jalur arteri non-Jabodetabek tercatat sebanyak 491.901 unit.
Kementerian Perhubungan juga mencatat kinerja ketepatan waktu (on time performance/OTP) angkutan umum yang relatif baik. Kereta api antar kota mencatat OTP 98,20 persen dan regional 98,90 persen. Angkutan udara domestik mencatat 85,79 persen, sementara internasional 70,24 persen. Adapun angkutan laut mencatat 95,70 persen, penyeberangan 63,19 persen, dan angkutan darat 72,49 persen.
Titis meminta masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan menghindari waktu puncak untuk mengurangi kepadatan. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kondisi fisik, membawa obat-obatan pribadi, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
"Kami juga mengimbau masyarakat menggunakan moda transportasi resmi dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan selama arus balik Lebaran 2026,” pungkasnya.
(Feby Novalius)