JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mengungkap penyebab banjir di ruas Tol Jagorawi. Genangan banjir terjadi pada Sabtu (21/3) di KM 12+800 hingga KM 12+600 arah Jakarta.
Peristiwa ini sempat mengganggu arus lalu lintas karena petugas harus menutup sementara bahu luar serta lajur 1 dan 2, sehingga kendaraan hanya dapat melintas di lajur 3 dan 4.
"Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, genangan dipicu oleh tersumbatnya saluran air akibat tumpukan sampah yang berasal dari saluran pemukiman warga di sekitar tol," kata Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad, Panji Satriya dalam pernyataan resmi, Jakarta, Senin(23/3/2026).
Dia menambahkan, kondisi tersebut diperparah dengan tingginya debit limpasan air dari kawasan permukiman ke saluran drainase jalan tol, yang menyebabkan air meluap dan mengalir balik hingga ke badan jalan.
Petugas Jasa Marga bersama Jasamarga Tollroad Maintenance bergerak cepat melakukan penanganan dengan membersihkan sampah di saluran untuk memperlancar aliran air. Berkat upaya tersebut, genangan berhasil diatasi dan seluruh lajur kembali dapat dilintasi pada pukul 19.09 WIB di hari yang sama.
Sebagai tindak lanjut, Jasa Marga tidak hanya melakukan pembersihan saluran, tetapi juga menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang berupa pembangunan tanggul di lokasi kejadian. Tanggul ini direncanakan membentang sepanjang 300 meter untuk menahan limpasan air dari luar area tol agar tidak kembali menggenangi badan jalan.
"Untuk jangka panjang, Jasa Marga juga akan membangun tanggul sepanjang 300 meter di lokasi kejadian," katanya.
Selain itu, Jasa Marga juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengatasi permasalahan sampah dari saluran pemukiman warga yang menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya drainase.
Pada saat bersamaan, genangan juga sempat terjadi di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 10 arah Bogor akibat meluapnya kali di belakang area tersebut. Kondisi ini menyebabkan kerusakan pada pompa air bersih dan berdampak pada operasional SPBU, sehingga rest area sempat ditutup sementara.
Memasuki Minggu (22/3), seluruh titik genangan di ruas Tol Jagorawi dilaporkan telah surut dan lalu lintas kembali normal. Jasa Marga memastikan tidak ada gangguan operasional dan seluruh lajur dapat digunakan oleh pengguna jalan.
Jasa Marga juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian ini, serta mengimbau pengguna jalan untuk terus memantau informasi lalu lintas terkini melalui kanal resmi perusahaan.
(Dani Jumadil Akhir)