Tol Japek II Selatan Beroperasi, Alternatif Arus Balik dari Bandung ke Jakarta

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Sabtu 28 Maret 2026 11:08 WIB
Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) dioperasikan di Arus Balik 2026. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) dioperasikan sebagai salah satu solusi untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2026 menuju Jakarta. Ruas tol yang saat ini difungsikan secara sementara dinilai efektif mendistribusikan lalu lintas dari arah Bandung dan sekitarnya.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan pemanfaatan Japek II Selatan menjadi langkah strategis untuk mengurangi beban kendaraan di ruas utama Jalan Tol Jakarta–Cikampek, khususnya di titik rawan kepadatan seperti KM 66.

"Pemudik dari arah Bandung menuju Jakarta dapat memanfaatkan Japek II Selatan yang telah dibuka secara fungsional. Ruas ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan arus lalu lintas sehingga mengurangi kepadatan di jalur utama," ujar Rivan dalam keterangan resmi, Jumat (27/3/2026).

Hingga saat ini, arus balik ke wilayah Jabotabek telah mencapai 2,36 juta kendaraan atau sekitar 69,45% dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan. Meski demikian, potensi lonjakan kendaraan masih diperkirakan terjadi pada akhir pekan, 28–29 Maret 2026.

Dengan kondisi tersebut, kehadiran Japek II Selatan menjadi penting sebagai jalur alternatif untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang berpotensi memicu kemacetan di ruas utama.

Selain mengoptimalkan jalur alternatif, Jasa Marga juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian dalam penerapan rekayasa lalu lintas, termasuk skema one way yang diberlakukan secara situasional guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

 

Jasa Marga mengimbau pemudik untuk merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memilih rute yang lebih lancar serta memantau kondisi lalu lintas secara real time melalui aplikasi Travoy.

Pengguna jalan juga diingatkan untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan menjaga kondisi fisik, memastikan kendaraan laik jalan, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

“Disiplin dalam berkendara menjadi kunci keselamatan, terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa lalu lintas. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga kelancaran dan keselamatan selama periode arus balik ini,” tutup Rivan.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya