Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik Rp5 Triliun, Prabowo: Salah Satu Champion dari Indonesia 

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Jum'at 10 April 2026 07:42 WIB
Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik Rp5 Triliun, Prabowo: Salah Satu Champion dari Indonesia (Foto: Dokumentasi)
Share :

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik pertama di Indonesia milik PT VKTR Sakti Industries (VKTS), anak usaha PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). 

Peresmian ini menandai langkah strategis dalam pengembangan industri kendaraan listrik nasional, khususnya pada segmen kendaraan komersial seperti bus dan truk, yang dinilai memiliki peran penting dalam mendorong ekosistem industri otomotif berbasis energi bersih. 

Harapan Prabowo soal Industri Kendaraan Listrik di RI

Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap peran sektor swasta nasional yang dinilai konsisten mengambil bagian dalam pembangunan industri dalam negeri. Kepala Negara secara khusus menyoroti kontribusi Komisaris Utama VKTR Anindya Novyan Bakrie, beserta kelompok usahanya. 

“Saya sangat menyambut baik dan menghargai kegiatan ini, inisiatif yang telah diambil sejak berapa tahun oleh Saudara Anindya Bakrie beserta keluarga semuanya, kelompok usahanya,” ujar Prabowo. 

Prabowo juga menyampaikan harapannya agar VKTR mampu berkembang menjadi salah satu national champion Indonesia di sektor otomotif, sejajar dengan perusahaan global.  "Kalau Jepang punya Isuzu, punya Hino, kalau Korea punya Hyundai, Daewoo, saya berharap berapa tahun lagi kita akan menganggap, melihat VKTR sebagai salah satu champion dari Indonesia,” ungkapnya. 

Pengembangan Bus dan Truk Listrik

Sementara itu, Komisaris Utama VKTR Teknologi Mobilitas Anindya Novyan Bakrie menjelaskan bahwa sejak awal berdiri, VKTR atau yang biasa juga disebut Vektor, dibangun di atas dua gagasan utama, yakni dekarbonisasi dan kemandirian ekonomi. 

Anin sapaan akrabnya menegaskan bahwa upaya menuju target net zero emission 2060 serta penguatan ketahanan energi melalui pengurangan impor bahan bakar minyak (BBM), merupakan keniscayaan strategis bagi Indonesia. 

“Bapak Presiden (Prabowo) selalu mengajarkan kita bahwa sejarah pembangunan seringkali krisis justru menjadi kesempatan untuk melakukan lompatan besar,” ujar Anin. 

Lebih lanjut, Anin menilai bahwa pembangunan industri seringkali justru menemukan momentum dalam situasi krisis. Oleh karena itu, VKTR hadir untuk melanjutkan perjalanan panjang industri otomotif nasional yang telah dirintis sejak era Achmad Bakrie melalui Bakrie Autoparts pada 1975, serta dilanjutkan oleh Aburizal Bakrie lewat Bakrie Motor pada 1997, meski sempat terhenti akibat krisis ekonomi. 

“Kali ini Vektor melanjutkan perjalanan tersebut, dari komponen menjadi kendaraan utuh, dan dari masa lalu dengan bensin menjadi elektrik,” kata Anin. 

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya