Di dalam struktur kumulatif tersebut, ekspor minyak dan gas bumi tercatat membukukan nilai USD4,41 miliar, yang berarti mengalami koreksi sebesar 8,30 persen.
Di sisi lain, ekspor nonmigas tetap tampil perkasa sebagai motor penggerak utama dengan membukukan kenaikan sebesar 6,28 persen serta menyumbang nilai sebesar USD87,74 miliar.
BPS juga mencatat bahwa pilar utama yang memberikan andil paling besar terhadap penguatan kinerja ekspor nasional disokong oleh sektor industri pengolahan.
Sektor ini berhasil mencatatkan ekspansi pertumbuhan sebesar 7,71 persen, dengan nilai total sumbangan yang sangat masif mencapai USD75,57 miliar.
(Dani Jumadil Akhir)