Neraca Dagang RI Surplus USD89,1 Juta di April 2026

Rohman Wibowo, Jurnalis
Selasa 02 Juni 2026 12:21 WIB
Neraca Dagang RI Surplus USD89,1 Juta di April 2026 (Foto: Pelindo)
Share :

Apabila dilihat dari sisi penggunaan barang, terdapat tren peningkatan impor sepanjang Januari hingga April 2026 baik untuk kategori barang modal, bahan baku/penolong, maupun barang konsumsi. Impor bahan baku/penolong tetap mendominasi struktur impor nasional dengan nilai menyentuh USD61,82 miliar atau tumbuh 11,67 persen, diikuti oleh impor barang modal senilai USD17,11 miliar yang naik 19,02 persen, serta impor barang konsumsi yang tercatat USD7,58 miliar atau naik 15,68 persen.

Sepanjang periode Januari-April 2026 tersebut, Tiongkok menjadi negara asal utama untuk impor nonmigas Indonesia dengan nilai mencapai USD30,79 miliar (41,84 persen), diikuti oleh Jepang senilai USD4,15 miliar (5,64 persen), dan Australia sebesar USD4,15 miliar (5,64 persen). 

Peran ketiga negara ini sangat besar karena berkontribusi sebanyak 53,12 persen, atau mencakup lebih dari separuh total impor nonmigas Indonesia.

Peerolehan surplus perdagangan nonmigas selama periode Januari-April 2026 sebagian besar masih disokong oleh lima komoditas unggulan, yaitu lemak dan minyak hewan/nabati senilai USD11,71 miliar, bahan bakar mineral USD8,34 miliar, produk besi dan baja senilai USD5,71 miliar, nikel beserta barang turunannya USD4,26 miliar, serta produk alas kaki sebesar USD2,14 miliar.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya