Selain memberikan manfaat ekonomi, budidaya lebah kelulut turut mendukung pelestarian lingkungan. Lebah kelulut berperan sebagai penyerbuk alami yang membantu menjaga produktivitas tanaman dan keanekaragaman hayati di sekitar kawasan budidaya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kutai Kartanegara Santi Effendi menilai madu kelulut memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan karena dapat dikembangkan menjadi berbagai produk turunan bernilai tambah tinggi.
"Budidaya madu kelulut memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Produk yang dihasilkan tidak hanya berupa madu, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk turunan seperti propolis dan berbagai produk olahan yang memiliki nilai jual lebih tinggi," ujarnya.
Santi menambahkan penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui budidaya, melainkan juga perlu didukung pendampingan manajemen usaha, legalitas, pemasaran, hingga perluasan akses pasar. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat menjadi faktor penting agar usaha yang dibangun mampu tumbuh secara berkelanjutan.
(Dani Jumadil Akhir)