Gim Indonesia juga belum mendapat porsi ekspor penyumbang pendapatan negara yang tinggi karena produk digital belum terhitung dalam kontribusi keuangan negara.
“Investasi di sektor gim juga belum terlalu besar karena yang paling aktif dalam industri gim sebenarnya adalah investasi pada proyeknya, bukan pada perusahaannya,” pungkas Luat.
(Taufik Fajar)