"Kami meyakini bahwa investasi pada human capital adalah investasi jangka panjang yang akan melahirkan talenta-talenta unggul, membawa pulang praktik bisnis terbaik dunia, memperkaya perspektif organisasi, serta mengakselerasi transformasi Pegadaian untuk terus tumbuh, berdaya saing, dan semakin MengEMASkan Indonesia," kata Dewi.
Tujuh perwakilan Insan Pegadaian yang diberangkatkan pada Batch IV ini berasal dari berbagai divisi strategis serta unit kerja daerah, dengan fokus studi yang linier terhadap kebutuhan pengembangan bisnis perusahaan, mulai dari hukum finansial, teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), hingga manajemen lingkungan.
Ketujuh Insan Pegadaian tersebut berhasil diterima di berbagai universitas terkemuka dunia, diantaranya Imperial College London di United Kingdom, University of Edinburgh yang berada di Skotlandia, serta Australian National University dan University of Melbourne yang berada di Australia.
Seluruh awardee tersebut telah melewati rangkaian proses seleksi yang sangat ketat, transparan, dan komprehensif selama hampir satu tahun, yang dimulai sejak April 2025 hingga Maret 2026.
Tahapan seleksi tersebut meliputi seleksi administrasi dan rekam jejak kinerja, tes kemampuan bahasa asing standarisasi internasional, tes etika (ethics) dan penilaian potensi diri (assessment), serta wawancara mendalam langsung dengan jajaran Direksi Pegadaian, serta mendapatkan penerimaan resmi (Letter of Acceptance) dari universitas luar negeri yang dituju.