Sebelumnya, pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi menggabungkan tujuh BUMN di sektor logistik. Langkah tersebut diharapkan mampu memangkas biaya logistik nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat regional maupun global.
Adapun ketujuh perusahaan yang bergabung, yakni Pelindo Sinergi Lokaseva Multiterminal Indonesia, Pelindo Sinergi Lokaseva Prima Indonesia Logistik, Pos Logistics, Pelni Logistics, PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), PT Varia Usaha Dharma Segara (VUDS), dan Krakatau Integrated Logistics.
Adapun PT Multi Terminal Indonesia akan menjadi entitas bertahan (surviving entity), atau wadah bagi ketujuh perusahaan selama masa transisi.
(Feby Novalius)