Pemerintah Targetkan RI Jadi Anggota Penuh CPTPP pada 2027

Taufik Fajar, Jurnalis
Minggu 05 Juli 2026 16:04 WIB
Menko Airlangga (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Indonesia terus mengoptimalkan berbagai upaya untuk memperluas akses pasar internasional sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing nasional dan mendorong transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045. 

Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni melalui proses aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP), yang diharapkan dapat membuka peluang perdagangan dan investasi yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok regional dan global.

“CPTPP ini merupakan perjanjian perdagangan antar ekonomi. Ketentuan-ketentuan dalam CPTPP secara umum sudah kita sepakati di berbagai perjanjian internasional seperti dalam kerangka WTO, RCEP, ASEAN, serta proses aksesi OECD. Maka itu, kita hanya memerlukan beberapa penyesuaian peraturan perundang-undangan untuk memenuhi komitmen di CPTPP,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dikutip, Minggu (5/7/2026).

Perkembangan penting dalam proses aksesi Indonesia ditandai dengan pengumuman pada Pertemuan Komisi CPTPP ke-10 yang diselenggarakan secara virtual pada 26 Juni 2026. 

Dalam pertemuan tersebut, para Menteri CPTPP menyepakati dimulainya preparation discussion atau diskusi persiapan bersama Filipina, Indonesia, dan Uni Emirat Arab (UEA). Tahapan tersebut menjadi langkah awal yang penting sebelum pembentukan Accession Working Group (AWG) sebagai bagian dari proses aksesi menuju keanggotaan penuh.

Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) merupakan salah satu perjanjian perdagangan bebas dengan standar tinggi yang menjadi salah satu blok perdagangan terpenting di dunia. Keanggotaannya saat ini mencakup 12 negara, termasuk Jepang, Kanada, Australia, Inggris, Singapura, dan Meksiko, yang secara kolektif mewakili sekitar 15 persen Produk Domestik Bruto (PDB) global dengan cakupan pasar hampir 600 juta penduduk. Keanggotaan Indonesia dalam CPTPP diharapkan dapat memperluas akses pasar ekspor, meningkatkan arus perdagangan dan investasi, serta memperkuat keterlibatan Indonesia dalam rantai nilai regional dan global.

Dalam proses aksesi tersebut, Indonesia juga memperoleh dukungan dari berbagai negara anggota CPTPP, termasuk Inggris, yang secara konsisten mendukung pengajuan Indonesia untuk bergabung dengan CPTPP. 

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya