"Saya minta maaf tadi saya lama melihat pameran itu. Ada tadi, sudah mulai kita mampu menuju E10, etanol 10. Jadi nanti bensin bisa dicampur dengan 10 persen etanol," kata Prabowo.
"Tadi para petugas mengatakan kita bisa sampai E20, butuh pabrik. Tadi pabrik yang baru kita miliki baru satu. Tadi saya putuskan, kita akan bangun minimal 30 pabrik. Kalau perlu sampai 50 pabrik. India sudah E20. India sudah E20. Brasil sudah E100. Masa Indonesia tidak bisa? Indonesia bisa, kan? Bisa. Bisa," lanjutnya.
Selain energi, Prabowo juga menaruh optimisme besar terhadap kemampuan industri nasional. Dalam waktu dekat, pemerintah akan meluncurkan motor listrik nasional sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem industri otomotif dalam negeri.
"Kita akan punya motor buatan anak-anak Indonesia, kita akan punya mobil buatan anak-anak Indonesia," katanya.
Dia turut mencontohkan keberhasilan pengembangan industri pertahanan nasional yang kini telah digunakan secara luas oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri. Keberhasilan tersebut, lanjut Presiden, juga tercermin dari prestasi prajurit Indonesia yang mampu menjuarai kompetisi menembak internasional menggunakan senjata produksi dalam negeri.