Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Ini 4 Faktanya

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Senin 20 Juli 2026 07:02 WIB
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Ini 4 Faktanya (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Kabar pengadaan kipas angin untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang disebut-sebut senilai Rp1,8 triliun mengejutkan banyak publik.

Awalnya kabar ini disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI-P Mufti Anam saat Rapat Kerja bersama Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (15/7/2026).

Menkop Ferry Juliantono dan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota pun buka suara soal kabar pengadaan kipas angin untuk Kopdes Merah Putih yang disebut-sebut senilai Rp1,8 trilun.

Beriku ini Okezone rangkum fakta-fakta kabar pengadaan kipas angin untuk Kopdes Merah Putih senilai Rp1,8 trilun, Jakarta, Minggu (20/7/2026).

1. Menkop Ferry Tak Tahu Pengadaan Kipas Angin Kopdes

Menkop Ferry Juliantono mengaku tidak mengetahui terkait kabar pengadaan kipas angin untuk Kopdes Merah Putih yang disebut-sebut bernilai Rp1,8 triliun.

"Soal kipas angin, saya tidak tahu," kata Menkop menanggapi pertanyaan anggota DPR mengenai kabar pengadaan 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp1,8 triliun untuk program Kopdes Merah Putih saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI, Rabu (15/7/2026), 

2. Pengadaan Bukan di Bawah Kementerian Koperasi

Menkop menegaskan bahwa pengadaan tersebut bukan berada di bawah kewenangan Kementerian Koperasi.

"Pengadaannya bukan di kami, tapi rasanya angka yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya model Imatsu MDF harganya di Shopee ini Rp11.464.000. Saya tidak tahu persis," jelas Menkop.

 

3. Anggota DPR soal Kipas Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Mufti Anam mempertanyakan kebenaran isu pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun yang ramai diperbincangkan publik.

Mufti mengaku kesulitan memperoleh informasi resmi dari pemerintah terkait kabar tersebut.

"Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan kipas angin 1,8 juta dengan nilainya Rp1,8 triliun. Lalu dari isu ini kami mencari informasi tapi kami tidak dapat satu informasi pun dari pemerintah adanya pengadaan ini. Kami juga informasi pihak-pihak terkait tidak berani jawab," kata Mufti di Gedung DPR.

Karena itu, dirinya meminta penjelasan langsung dari Menteri Koperasi mengenai kebenaran isu tersebut.

"Maka pada kesempatan ini kami ingin tanya kepada pak menteri, isu soal pengadaan 1,8 juta kipas angin dengan anggaran Rp1,8 triliun betul tidak pak?" lanjutnya.

4. Bos Agrinas Buka Suara

Sementara itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota buka suara. Dia menyayangkan isu tersebut datang dari anggota DPR sehingga dipertanyakan validitas data yang digunakan. 

Dirinya juga menilai narasi tersebut bersifat provokatif dan tak berdasar dan meminta para wakil rakyat untuk menggunakan keakuratan data sebelum disampaikan ke publik.

"Kita perhatiin ya maksudnya melihat bahwa anggota Dewan kita berani bicara di publik tanpa mendapatkan data-data yang prudent sehingga sebetulnya sikap-sikap beliau seperti itu sangat merendahkan dan tidak menjunjung tinggi kehormatan badan Dewan Perwakilan Rakyat," ujar Joao usai acara Seminar Nasional KDKMP di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).

Saat ditanya apakah data tersebut bisa disebut sebagai data tidak akurat, Joao tidak berkomentar lebih dalam.

"Kalau saya bilang bodong, anda provokasi, tapi sepertinya begitu juga (bodong) sih," jawab Joao.


 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya