Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dony Oskaria Sebut Utang Kopdes Rp240 Triliun di Himbara Dijamin Purbaya

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 18 Agustus 2026 |21:04 WIB
Dony Oskaria Sebut Utang Kopdes Rp240 Triliun di Himbara Dijamin Purbaya
Dony Oskaria Sebut Utang Kopdes Rp240 Triliun di Himbara Dijamin Purbaya (Foto: Kemenkeu)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria meluruskan persepsi publik mengenai keterlibatan Bank BUMN (Himbara) dalam penyaluran kredit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dony menegaskan bahwa skema pembiayaan tersebut merupakan bagian dari program strategis pemerintah yang dilengkapi jaminan tertulis resmi dari Kementerian Keuangan, sehingga tidak menimbulkan risiko kewajiban berlebih (default) bagi perbankan BUMN.

Dony juga meluruskan kabar yang beredar bahwa komitmen pembiayaan tersebut membebankan risiko likuiditas pada portofolio Himbara.

“Nah, ini juga perlu diluruskan. Ini bukan komitmen sebetulnya. Bahwa memang kami itu memberikan kredit atas jaminan daripada pemerintah. Ini harus clear,” ujar Dony saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Dony meminta seluruh pihak untuk memahami struktur mitigasi risiko pembiayaan Kopdes secara proporsional. Keberadaan jaminan negara memastikan posisi Himbara terlindungi penuh dalam mengeksekusi fasilitas pembiayaan.

“Jadi, banyak yang bilang nanti Himbara akan terdampak. Nggak ada hubungannya, karena Himbara memegang jaminan. Itu lho. Jadi, jangan nanti digoreng-goreng ini berbahaya, terapi Himbara akan default, ya nggak mungkin orang kita dijamin,” tegas Dony.

Dony menambahkan bahwa sebagai pelaksana program pemerintah, Himbara memiliki kepastian klaim apabila terjadi kendala pemulihan pinjaman di tingkat operasional.

“Waktu kita memberikan kredit, ya, itu memang kredit itu dijamin oleh Menteri Keuangan. Jadi, tidak. Jadi, ya, kami tinggal eksekusi jaminannya, kan,” ujarnya.

Dony juga mengimbau agar publik melihat kebijakan ini secara utuh dan tidak memperkeruh persepsi publik terkait stabilitas bank-bank BUMN.

“Jadi, buat Himbara, supaya teman-teman yang di luar juga memahami, tidak ada resikonya buat Himbara, karena Himbara memegang jaminan tertulis bahwa itu ditanggung. Jadi, harus clear. Bahwa ini kan program pemerintah, jadi tidak perlu kita dikotomi-dikotomi. Ini nanti akan, ini perlu juga disampaikan. Tapi jangan dipotong-potong,” pungkas Dony.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement