Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dony Oskaria Sebut Utang Kopdes Rp240 Triliun di Himbara Dijamin Purbaya

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 18 Agustus 2026 |21:04 WIB
Dony Oskaria Sebut Utang Kopdes Rp240 Triliun di Himbara Dijamin Purbaya
Dony Oskaria Sebut Utang Kopdes Rp240 Triliun di Himbara Dijamin Purbaya (Foto: Kemenkeu)
A
A
A


Sebelumnya, Menkeu Purbaya memastikan pemerintah akan melunasi seluruh kewajiban utang Kopdes Merah Putih menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembayaran angsuran tahap pertama dijadwalkan mulai September 2026.

Total pokok kredit yang ditanggung negara diperkirakan menembus Rp240 triliun. Angka tersebut berasal dari pengucuran pinjaman modal awal bagi sekitar 80.000 unit Koperasi Desa, di mana masing-masing koperasi mendapatkan plafon kredit sebesar Rp3 miliar.

Purbaya mengatakan, pembiayaan program KDMP dirancang dengan tenor pinjaman selama enam tahun. Melalui skema tersebut, beban APBN dialokasikan sekitar Rp40 triliun per tahun untuk pelunasan pokok di luar komponen bunga.

"Iya kita bayar utangnya, itu kan Rp240 triliun kreditnya kira-kira setiap tahun di-stretch ke 6 tahun kan. Jadi setiap tahun itu (angsuran) pokoknya jatuh Rp40 triliunan, tambah bunga sedikit,” kata Purbaya dalam media briefing, Rabu (5/8/2026).

Sementara, berdasarkan keterangan tertulis Danantara pada Juni 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menegaskan komitmen penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menopang skema kewajiban penjaminan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Skema pembiayaan awal yang disalurkan melalui pinjaman perbankan Himbara tersebut didukung oleh Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 Tahun 2026.

Regulasi ini memanfaatkan alokasi Dana Desa guna menjaga keberlanjutan operasional serta infrastruktur koperasi di tingkat desa, di mana pembayaran kewajiban penjaminan tahap pertama oleh pemerintah dijadwalkan mulai berjalan pada September 2026.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement