Menko Airlangga Sebut PFII Akan Bermarkas di Bali dan Jakarta, Pakai Lahan BUMN

Rohman Wibowo, Jurnalis
Kamis 23 Juli 2026 19:17 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) akan berlokasi di dua provinsi. (Foto: Okezone.com/IMG)
Share :

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) akan berlokasi di dua provinsi, yakni Jakarta dan Bali. Pemerintah telah menyiapkan lahan yang dikelola Danantara di kedua wilayah tersebut sebagai lokasi pengembangan PFII.

"Memang disiapkan juga satu lokasi (PFII) di Jakarta yang gedungnya sudah ada. Ada beberapa tempat yang disiapkan. Dua-duanya punya Danantara," kata Airlangga saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (23/7/2026).

Namun, Airlangga belum membeberkan lokasi aset Danantara yang akan digunakan, baik di Jakarta maupun Bali. Menurutnya, lahan milik BUMN di sektor pariwisata maupun aviasi di Bali belum tentu menjadi lokasi yang dipilih.

"Tidak melulu InJourney. Di Jakarta satu tempat. Di Bali kan se-Pulau Bali. Nanti salah satu lokasi (PFII) di situ. Nanti akan diumumkan kalau semuanya sudah siap," ucapnya.

Terkait alasan pemilihan Jakarta dan Bali sebagai lokasi PFII, Airlangga enggan memerinci pertimbangan bisnis yang digunakan pemerintah. Saat ini, pemerintah masih berfokus mempercepat realisasi pembangunan PFII di kedua wilayah tersebut.

"Pertimbangannya mana yang low-hanging fruit, yang paling cepat bisa kita dirikan," ujarnya.

Sebelumnya, Airlangga mengatakan pertimbangan penggunaan lahan BUMN di Bali sebagai lokasi PFII didasarkan pada hasil peninjauan bersama Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya meninjau sejumlah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), termasuk lahan di Bali Barat dan kawasan dekat bandara yang dimiliki BUMN sebagai alternatif lokasi pembangunan PFII.

"Kemarin kami lihat beberapa KEK, dan juga lahan di Bali Barat maupun lahan di dekat bandara yang dimiliki oleh BUMN. Jadi itu yang menjadi alternatif untuk pendirian PFII," ujar Airlangga.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya